Siapa yang tidak tahu Bali? Seluruh dunia pasti tahu!

Siapa yang tidak tahu Pantai Kuta, Pantai Sanur, Pantai Lovina atau seputaran Nusa Dua di Bali? Pasti semuanya tahu! Bahkan mereka akan menginap di tempat2 tersebut, atau tempat2 lain seperti Ubud, Seminyak, Jimbaran atau yang lain.

Ya, sepertinya tempat2 itu semua sudah mengetahuinya ketika bertandang ke Bali. Sebuah pulau, negeri kahyangan, dunia antah berantah, Bali merupakan tempat yang sangat eksotis bagi semua orang! Bukan hanya sekedar tradisi, budaya, dan keramah-tamahan pendudukanya saja, tetapi dengan kurs dollar yang semakin tinggi, Bali merupakan surga bagi turis manca negara, salah satunya dengan murahnya penghidupan disana bagi mereka …..

Tetapi, adakah yang tahu tentang daerah Balangan, sebelah barat Jimbaran? Nama daerah ini terpampang di peta Bali. Sepertinya belum di eksplor. Dari Bandara Ngurah Rai menuju Nusa Dua ketika kami mengikuti kegiatan 4 hari dalam rangkan APEC Women 2013, melewati Jimbaran lalu belok ke barat. Menyusuri batuan kapur dan perkampungan, menuju sisi barat kaki Pulau Bali di daerah Balangan.

Aku sendiri bagi kali ini ke daerah itu. Ketika punya waktu senggang untuk berjalan2 ke tempat2 baru disana, aku merasa ‘inilah Bali yang sesungguhnya’. Dari Bandara Ngurai Rai menuju Kuta, hampir semua Pulau Bali terlihat semuanya sudah ‘disulap’ menjadi daerah wisata. Benar, Bali tetaplah Bali. Sebuah pulau eksotis. Tetapi yang kita lihat itu adalah ‘bukan Bali yang sesungguhnya’. Begitu juga perjalanan ke daerah2 lainnya. Pantai Sanur, Klungkung, Tanah Lot, apalagi Nusa Dua. Semuanya adalah daerah wisata. Bahkan kawasan Nusa Dua merupakan ‘Bali buatan’. Memang, daerah itu sangat cantik, apik dan mempesona, dengan hijaunya Pulai Dewata. Taman2 cantik khas Bali, surga dan impian bagi semua orang. Kawasan Nusa Dua sudah di’claim’ sebagai tempat ajang konverensi internasional yang sangat eksotis. Desain dan detailnya perfek! Sempurna! Semua orang berdecak kagum melihatnya! Tetapi, itu tetap bukan Bali yang sesungguhnya …..