Welcome to the Indonesia Tourism Forum, Where You Can Find Any Information About Indonesia.
Results 1 to 2 of 2
  1. #1
    Join Date
    Mar 2013
    Posts
    32

    Hutan Wisata, Dumai



    Hutan wisata mempunyai fungsi sebagai lahan yang ditanami oleh berbagai jenis tumbuh. Tumbuhan ini sengaja ditanam, baik itu untuk keperluan konservasi maupun untuk penelitian. Koleksi pepohonan yang dimilikinya, membuat hutan wisata menjadi sebuah arboretum, yaitu semacam hutan botani yang bermanfaat tidak hanya bagi kalangan akademis, namun juga bagi masyarakat umum.

    Keindahan alam yang dimiliki oleh hutan wisata juga bisa berfungsi sebagai arena wisata yang bersifat terbuka untuk umum. Jadi tidak hanya bermanfaat untuk keperluan penelitian saja. Seperti Hutan Wisata (HW) Dumai yang menjadi salah satu objek wisata yang bisa ditemui bila sedang berada di kota Dumai, Provinsi Riau.

    Salah satu vegetasi yang menjadi bagian dari HW Sungai Dumai adalah hutan pinus. Hutan homogen yang dipenuhi oleh pohon pinus ini merupakan vegetasi utama yang dimiliki oleh HW Sungai Dumai. Tanaman pinus yang juga disebut dengan tusam yang tumbuh di HW Sungai Dumai, merupakan jenis tusam Sumatera. Tusam Sumatera adalah tanaman runjung yang mempunyai daun berbentuk panjang-panjang seperti jarum. Tanaman ini mempunyai organ kelamin yang terpisah, namun masih berada dalam satu pohon yang sama (berumah satu).

    Selain tusam yang tumbuh secara liar, tanaman ini juga ada yang sengaja dibudidayakan. Terutama oleh Perum Perhutani, yaitu badan usaha milik negara yang mengurusi pengelolaan hutan. Perum Perhutani membudidayakan tusam untuk diambil getahnya. Getah tusam ini dimanfaatkan sebagai bahan baku untuk pembuatan terpentin dan juga gondorukem.

    Selain vegetasi utama berupa hutan tusam, kawasan HW Sungai Dumai juga mempunyai daerah rawa. Seperti rawa pada umumnya, rawa yang ada di HW Sungai Dumai juga secara alami tergenang air. Genangan air ini terbentuk karena aliran yang yang terhambat. Sehingga air ini terperangkap dan tidak bisa mengalir keluar.



    Ada banyak satwa yang menjadi penghuni HW Sungai Dumai. Satwa yang paling sering terlihat disini adalah monyet. Monyet yang hidup di HW Sungai Dumai seperti sudah terbiasa dengan keberadaan manusia. Mereka tidak akan segan untuk mendekati pengunjung yang datang. Baik itu karena sifat rasa ingin tahu mereka, maupun untuk mencari sisa-sisa makanan yang ditinggalkan oleh pengunjung.

    Bagi masyarakat umum, berkunjung ke HW Sungai Dumai tidak hanya akan memperoleh kesenangan dari aktifitas rekreasi. Namun mereka juga bisa belajar banyak mengenai berbagai pepohonan yang menjadi koleksi HW Sungai Dumai. Semakin banyak mereka mengetahui mengenai hutan, diharapkan akan tumbuh rasa cinta terhadap alam.

    Kondisi alam yang asri dan dipenuhi dengan berbagai pepohonan, membuat HW Sungai Dumai sebagai lokasi yang cocok untuk berbagai kegiatan luar ruang. Kegiatan ini tidak harus berkemah, masih ada banyak lagi aktifitas luar ruang yang menyenangkan. Biasanya aktifitas luar ruang tersebut dibuat dalam bentuk permainan. Memang pengelola HW Sungai Dumai tidak menyediakan berbagai permainan luar ruang seperti flying fox atau yang semacamnya. Namun itu tidak menghentikan mereka untuk mengadakan berbagai permainan luar ruang lainnya di kawasan HT Dumai.

    Bila sedang berada di kota Dumai, pengunjung yang ingin datang ke HW Sungai Dumai tidak perlu menempuh perjalanan yang jauh. Karena HW Sungai Dumai hanya berjarak 5 km dari pusat kota Dumai. Lokasinya yang dekat dengan kota menjadikan HW Sungai Dumai sebagai daerah hijau yang bisa menjadi sumber penghasil oksigen. Akan pepohonan yang memenuhi HW Sungai Dumai juga berfungsi sebagai penahan air tanah agar tidak langsung mengalir ke arah laut.

  2. #2
    Join Date
    Aug 2011
    Posts
    1,903








    Indonesia Welcoming The World

Posting Permissions

  • You may not post new threads
  • You may not post replies
  • You may not post attachments
  • You may not edit your posts
  •  
2011